Yah.. sudah jadi lumrahnya di negeri ini jika sudah memasuki detik - detik akhir bulan suci Ramadhan, maka semua orng perantauan akan melakukan ''ritual'' itu, mudik. Meninggalkan sejenak daerh perantauan, kembali ke kampung halaman unrtuk merayakan hari raya bersama keluarga besar di kampung halaman, sembari menikmati hasil kerja keras selama di perantauan. semua pemudik dihiasi dengan wajah sumringah selama perjalanan mudik. Tak peduli perjalanan yang ditempuh sejauh apapun, dan kondisi perjalanan seburuk apapun, demi bertemu keluarga dan orang - orang tersayang, semua ditempuh dengan senang hati.. Yap.. lihat saja berita - berita yang tayang di TV, bagaimana proses mudik seperti ini selalu saja dipenuhi resiko - resiko yang mengkhawatirkan. Mulai dari faktor keselamatan perjalanan mudik, sampai faktor keamanan dan kriminalitas disepanjang perjalanan mudik. Ityu semua harus ditempuh para pemudik sebagai sebuah usaha perjuangan yang cukup berat, namun nantinya buah yang dipetik dari proses ini akan menjadi sangat manis. :) Keluarga kami menjadi salah satu kelompok pejuamg itu. Bagaimana keluarga dengan personil sebanyak 11 orang ini harus menempuh perjalanan panjang untk mudik ke kampung halaman, Jakarta. Yap, seperti sya'ir yang berbunyi, ''ke jakarta ku kan kembali.. walau apapun yang akan terjadi..'' berikut kondisi kapal yang kami tumpangi, yang sekali lagi... menggambarkan perjuangan yang sungguh melelahkan itu. MUDIK
Yap.. lihat? mereka semua adalah para pejuang - pejuang itu.. yang rela berkorban untuk suatu tujuan yang mereka citakan. begit juga kami.. Selamat Mudik..... :)
     Menjadi seorang da'i merupakan sebuah pilihan mulia, namun ia tidak mudah. Pekerjaan utama bagi seorang da'i sebagaimana yang kita tahu ada 2, amar ma'ruf dan nahi munkar. Namun sejauh manakah kita memahami kedua kerja tersebut? Apakah cukup kita memahami bahwa amar ma'ruf artinya adalah menyuruh manusia menegerjakan kebaikan, dan nahi munkar adalah melarang manusia berbuat kemunkaran? Itu benar, namun ada tugas besar yang lebih kompleks yang mengiringi 2 kerja besar tadi. 
     Dalam ber amar ma'ruf, kita tidak saja dituntut untuk menyeru orang - orang untuk mengerjakan yang  ma'ruf, namun lebih jauh daripada itu, kita dituntut untuk melakukan konsolidasi, koordinasi dan memobilisasi seluruh potensi positif konstruktif kita untuk memberikan sebesar - besarnya maslahat bagi ummat, bagi bangsa, bagi jamaah dan bagi dakwah ini. Kita tidak hanya menyeru, dalam artian sempit, berceramah, menyampaikan tausiyah, menulis artikel, dan yang lainnya, kita juga harus membuat gerakan - gerakan nyata untuk menciptakan kemaslahatan ummat bersama - sama. sekali lagi, bersama - sama. karena orang - orang yang menginginkan kebaikan untuk ummat ini harus dikonsolidasikan, dimobilisasi dan di koordinasikan untuk bergerak bersama, tidak bisa dengan jalan sendiri - sendiri. Sehingga segala macam potensi konstruktif itu berkumpul membentuk sebuah bola salju yang memiliki daya dobrak yang tinggi. Karena Allah menyukai orang - orang yang berjihad di jalan Nya dalam barisan yang teratur. kekuatan besar yang sudah terkonsolidasikan, terkoordinasikan, dan termobilisasi dengan baik ini, akan mudah untuk melakukan amar ma'ruf yang sebenarnya. Menyeru orang lain kepada kebaikan, atau merancang kondisi yang memaksa orang - orang lain harus melakukan kebaikan. Misalnya dengan peraturan - peraturan yang mengikat, misalnya Undang - Undang di parlemen, peraturan di perusahaan, dan lain sebagainya. Dengan kerja - kerja inilah Allah akan memberkahi negeri ini, atau setidaknya menunda azzab Nya kepada negeri nan permai ini, karena Dia telah berfirman :

وَمَا ڪَانَ رَبُّكَ لِيُهۡلِكَ ٱلۡقُرَىٰ بِظُلۡمٍ۬ وَأَهۡلُهَا مُصۡلِحُونَ
"Dan Tuhanmu sekali -kali tidak akan membinasakan negeri - negeri secara dzalim, sedang penduduknya orang - orang yang berbuat kebaikan" (QS. Huud : 117)

maka usaha kita dalam menyeru kepada kebaikan, harus dilakukan secara optimal. Tidak hanya menyeru saja, namun juga men-setting keadaan yang memaksa orang - orang untuk berbuat kebaikan. Dan untuk mengatur hal itu, dibutuhkan kekuatan besar yang solid, terkoordinir, dan mampu untuk terus bergerak secara mobile. 


     Dan begitu juga dengan pekerjaan nahi munkar Kita sering hanya terpaku pada : melarang orang untuk berbuat kemungkaran, atau paling extreme nya kita akan menghakimi orang - orang yang berbuat kemungkaran itu. Sebenarnya itu tidaklah salah. Namun ada pekerjaan lain yang lebih bijaksana lagi untuk kita kerjakan. Kita harus mempersempit ruang gerak, atau melemahkan manuver - manuver potensi negatif destruktif yang kita sebut kemungkaran itu. Supaya mereka tidak memprovokasi kehidupan ummat dalam bermasyarakat di negara ini, tidak mengintimidasi dakwah - dakwah yang kita kerjakan, agar tidak mematikan gerakan - gerakan jama'ah dakwah. Ini akan lebih mudah untuk dilakukan dengan kekuatan dan kekuasaan yang digenggam oleh orang - orang baik. Saya contohkan, jika seorang pimpinan perusahaan adalah juga seorang da'i, maka ia akan memanfaatkan kekuasaan yang ia miliki untuk "memaksa" karyawannya mengikuti jalan kebenaran, dan menjauhi segala potensi kemungkaran, setidaknya di jam kantor dan dalam lingkungan kantor yang ia pimpin. Inilah yang disebut dengan menunggangi kekuasaan untuk kebaikan. Tidak salah jika khalifah Ustman bin Affan Ra. berujar dalam salah satu taujihnya : "Bahwa Allah itu mengendalikan dengan kekuasaan apa - apa yang tidak bisa dikendalikan Al - qur'an". Seperti inilah hakikat kerja dakwah sebenarnya.

 Jadi kesimpulannya, yang namanya segala potensi kebaikan, haruslah dikonsolidasikan, dikoordinir, dan dimobilisasi dengan sebaik - baiknya, agar ia menjadi kuat dan mempunyai power untuk memaksa orang - orang mengikutinya. Dan yang namanya kemungkaran itu bisa dipersempit ruang geraknya, bisa dilemahkan pergerakannya, namun tidak bisa dihilangkan sama sekali. Karena yang namanya kebaikan dan keburukan adalah fitrah dari manusia. Tapi tidak perlu khawatir, ketika kita secara optimal dapat memobilisasi kerja amar ma'ruf tadi, maka kita secara sekaligus juga akan mengeliminir dari potensi kemungkaran yang terjadi, karena perbuatan - perbuatan baik itu akan menghapus perbuatan - perbuatan yang buruk :

إِنَّ ٱلۡحَسَنَـٰتِ يُذۡهِبۡنَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ‌ۚ ذَٲلِكَ ذِكۡرَىٰ لِلذَّٲكِرِينَ
"Sesungguhnya perbuatan - perbuatan yang baik itu akan menghapus (dosa) perbuatan - perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang - orang yang ingat." (QS. Huud : 114)

      Ya, begitulah sedikit berbagi mengenai hakikat amar ma'ruf & nahi munkar, yang mungkin selama ini belum kita fahami maknanya secara luas, namun ternyata menyimpan makna yang sangat luar biasa untuk dicerna, dan tentu saja dilakukan.

Wallahu 'alam...
 



"Segala kebaikan bersumber dari kerelaan. Maka jika engkau mampu, relakanlah. Namun jika tidak mampu, maka bersabarlah" (Umar ibn Khattab RA)

Hidup yang kita jalani ini adalah merupakan pergiliran yang udah digariskan sama Allah. Allah menciptakan segala sesuatu berpasang - pasangan, dan mempergilirkannya di dalam dunia. siang dan malam, senang dan susah, bahagia dan sedih, hidup dan mati, mendapatkan dan kehilangan, dan lain - lainnya. Maka kita sebagai makhluq Nya lah yang bertugas untuk menjalani semua itu. Dan untuk menjalani semua kondisi itu dengan baik, dengan senang hati, kita harus memiliki sebuah bekal yaitu Kerelaan. sikap rela adalah dimana hati dan perbuatan kita dapat berdamai dengan kondisi yang ada, sehingga hati menjadi lapang, tak ada reaksi yang berlebihan dan semua berjalan normal - normal saja. Oleh karena itu sikap rela dengan sesuatu kondisi adalah keberkahan tersendiri bagi yang memilikinya. Karena tak semua orang bisa memiliki sikap ini, terlebih sesaat setelah dia menghadapi sebuah kondisi tertentu. Misalnya lamaran kerja kita ditolak. Ini bukan kondisi bagus, namun jika kita menghadapinya dengan penuh kerelaan, maka semua akkan berjalan baik - baik saja. Sedih? mungkin ada, namun tak terlalu menjadi beban fikiran yang menghantui sampai kita meratapi kegagalan itu sampai sedemikian rupa. 

Dalam menghadapi hidup, kadar kerelaan kita akan menjadi indikator, seberat apa masalah yang kita hadapi, dan sebesar apa kesyukuran kita ketika mendapatkan kejayaan. Dalam melakukan suatu pekerjaan, kerelaan kita juga yang akan mensugesti pikiran kita, seberapa beratkah pekerjaan yang sedang kita laksanakan. Seorang ayah yang bekerja membanting tulang mengorbankan harta, tenaga, bahkan terkadang harga diri demi mencari nafkah untuk keluarga yang ia cintai tak akan melontarkan sedikitpun keluhan atas apa yang ia lakukan, karena ia bekerja dengan setinggi - tingginya kerelaan. Seorang ibu yang bertaruh jiwa melahirkan anak - anaknya dengan kesakitan yang amat sangat, tidak akan meratapi kondisinya yang kritis tersebut, karena ia melkukan itu dengan sepenuh kerelaan dari hatinya. Lihat? betapa sebuah kerelaan dapat merubah semua kepahitan menjadi kenikmatan. Karena kerelaan akan melahirkan cinta, dan cinta mengalirkan enrgi kenikmatan tersebut. 

Dalam kapasitas kita sebagai hamba Allah, kita harus meyakini, bahwa seluruh kondisi hidup yang kita jalani adalah suratan Allah yang Dia gariskan untuk kita semua. Ketika kita mendapat nilai buruk dalam mata pelajaran, maka itu bukan keputusan guru yang memberi nilai kepada kita, melainkan itu adalah keputusan Allah yang terbaik untuk kita, mungkin tersebab usaha atau do'a kitayang kurang maksimal. begitu juga dengan kondisi - kondisi lainnya. Oleh karenanya, kerelaan seorang mukmin adalah kerelaan yang dibingkai dengan keimanan dan dimuarakan kepada Allah semata. Sama seperti cinta, benci, marah, dan yang lainnya.  Amatlah penting bagi kita untuk bersikap rela kepada Allah SWT. Rela akan keberadaan Nya  sebagai Rabb kita , dan rela akan ketentuan Nya sebagai jalan hidup kita. Begitu juga sebaliknya, adalah sangat bahaya ketika kita tidak memiliki, atau kurang memiliki kerelaan akan keberadaan dan ketentuan Allah. karena apabila kita sudah tidak memiliki kerelaan terhadap Nya dan terhadap ketentuan Nya,, maka yang ada kita akan menjadi hamba yang tak tahu diri, kita akan kecewa dengan kondisi - kondisi negatif kita. kekecewaan ini menghilangkan kesyukuran, dan bahkan melahirkan bibit - bibit keraguan kita kepada Allah SWT, na'udzubillah

Akhirnya, marilah terus berusaha untuk belajar rela kepada Allah, dengan segala ketentuan Nya yang dituliskan kepada kita. Sehingga kita menjadi pribadi - pribadi yang sentiasa bersangka baik kepada Nya, kita juga akan bersemangat dan optimis dalam setiap aktivitas kita karena kita yakin seluruh aktivitas kita adalah jalan melakukan penghambaan kepada Nya. Dan yang terpenting adalah, dengan kerelaan itu kita menjadi pribadi yang pandai bersyukur kepada Nya, apapun hasil yang Dia berikan. Semoga..

Assalamu'alaikum...

     Wah, tidak terasa sudah masuk Tahun Akamdemik baru sekarang ya.. Yap! selamat datang semester ganjil 2013 / 2014. Berbagai macam perasaan dialami oleh mahasiswa / i , tergantung tingkat mereka di kampus masing - masing. Buat yang tingkat - tingkat bawah, sekarang mungkin lagi semangat - semangatnya evaluasi hasil IPK tahun / semester kemarin, yang dapat nilai bagus, ya bersenang - senang, yang dapat nilai paspasan, ya bergalau - galau.. Untuk yang tingkat menengah, kayaknya lagi semangat - semangatnya buat : Berorganisasi. Ini juga positif, karena sayang sekali kalau kuliah cuma dihabisin cuma buat K3 (Kampus Kos Kantin). Nah yang paling jelas adalah mahasiswa tingkat akhir, yang lagi bergalau - gulana, dengan skripsinya, apalagi yang senantiasa digantungin sama dosen pembimbing.. Pasti makin lengkaplah penggalauannya. Untuk yang ini, harus tetap semangat ,, karena sesuatu pasti ada akhirnya,, kalau kita sabar menjalani. Insya Allah..

     Apapun itu, termasuk golongan manapun anda, yang paling penting adalah, datangnya semester baru, itu artinya kita udah harus siap - siap buat bayar SPP, salah satu kewajiban yang paling mendasar ini biasanya jarang mengenal toleransi, jadi harus sabar - sabar ngadepin nya.. Nah, oleh karena semester baru ini bertepatan dengan awal bulan suci Ramadhan, kemungkinan banyak yang udah standby du kampung halaman tersayang, dan keringgalan informasi, ini saya kasi informasi resmi dari rektorat Universitas Riau terkait ketentuan pembayaran SPP semester ini. Semoga semester ini lebih baik dari semester - semester sebelumnya ya... amin..
Hidup Mahasiswa..!!

          Ramadhan udah kembali lagi.. benar - benar sebuah kegembiraan yang tak terkira... tanpa disadari,, inilah do'a yang paling kuat saya lantunkan saat ramadhan tahun lalu akan berakhir. "Ya Allah,, perkenankan hamba bertemu kembali dengan Ramadhan Mu.." dan itu sudah dikabulkan oleh Allah hari ini. jadi sebenarnya Allah itu maha mengabulkan permintaan hamba - hamba Nya, dengan catatan kita selalu memohon dan meminta kepada Nya sebagai penyempurna ikhtiar - ikhtiar kita. Ini salah satu nikmat Nya yang Dia anugerahkan kepada hamba - hamba Nya. Berapa banyak manusia - manusia yang mendambakan pertemuan kembali dengan bulan yang penuh dengan ganjaran kebaikan ini, namun mereka lebih dulu dipanggil oleh Allah SWT. Dan mereka semua bukan hanya orang - orang kalangan tua saja, yang usianya muda juga banyak yang tidak dikaruniai nikmat pertemuan ini. Jadi memang benar, kita yang masih dapat menikmati hidup sampai Ramadhan ini, bukan hanya kebetulan semata, tapi memang benar - benar karena keinginan Allah yang masih memberi kesempatan kepada kita untuk terus beramal mengumpulkan bekal akhirat kita kelak.

           Jika kita sudah menyadari sepenuhnya akan hal itu, alangkah tidak tahu dirinya kita kalau di kesempatan yang sangat mulia ini, kita sampai sia - siakan segala peluang - peluang emas yang ada dihadapan kita. Makanya saya sering kurang sefaham dengan "motto" kebanyakan kaum muslimin saat menyambut bulan suci yang penuh berkah ini. dimana - mana ucapan wajib yang pasti digaungkan adalah "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa". Padahal kita kita tilik lebih dalam lagi, amalan - amalan di bulan suci ini tidak hanya puasa saja. masih banyak segudang amalan lain yang bisa kita ambil pahala nya yang berlipat - lipat ini. Ini alasan saya ngasi "tema" Ramadhan tahun ini dengan "JANGAN SEKEDAR PUASA". setidaknya tema ini berlaku untuk saya pribadi. Semoga kita benar - benar bisa memanfaatkan momentum baik ini ntuk memperkaya timbangan pahala kita, yang dengan pahala - pahala itu kita berkemungkinan untuk dipandang oleh Allah SWT, dan Dia, mau memberikan Ridho Nya kepada kita. Ini kan yang diidam - idamkan setiap hamba yang menginginkan syurga Nya? JIka bukan karena Ridho Allah, kita mau masuk syurga pakai apa..?? makanya sekali lagi,, JANGAN SEKEDAR PUASA. 


Teman2... berikut seluruh slide PA1...
sila di download disini

Enjoy... :)


-554-
Maher Zain terus menelorkan karya-karya inspiratifnya. Pekan ini, yang palinggress dari seorang Maher Zain adalah single dengan titel 'Number One for Me'. Jujur, pertama kali mendengarkan lagu ini, kok terdengar seperti lagu boyband asal UK 'Blue' yang sempat hit dengan 'One Love' itu ya? Tanya kenapa?

Sekali mendengarkan lagu ini, masih bingung dengan pesan yang disampaikan kang Maher. But, i was wrong! Pesan yang disampaikan dalam lagu ini begitu menggugah. Setelah diteliti ulang liriknya, luarr biasa, ternyata ini adalah lagu yang spesial didedikasikan bagi semua Ibu di seluruh dunia. Very Inspiring!

Penasaran kan? lagu "Number One For Me" hari ini (12/03/12) premier diputar di 50 stasiun radion di Indonesia. Serentak pada pukul 17.00 WIB/18.00 WITA/19.00 WIT. Fenomenal!





Lirik Lagu Terbaru Maher Zain - Number One for Me (Mother)



I was a foolish little child
Crazy things I used to do
And all the pain i put you through
Mama now I’m here for you

For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it’s time for you to rise
For all the things you sacrificed


Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you

Mom I'm all grown up now
I'ts a brand new day
I'd like to put a smile on your face everyday

Mom I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face everyday


You know you are The Number One for me

You know you are The Number One for me
You know you are The Number One for me
Number One for me

Now I finally understand
That famous line
About the day I’d face in time
‘Cos now I have a child of mine

Even though I was so bad
I’ve learnt so much from you
Now i’m trying to do it to
Luv my kids the way you do


There’s no one in this world



That can take your place

Ooo I’m sorry for ever taken you for granted

I will use every chance I get
To make you smile
Whenever I’m around you

Now I will try to love you
Like you love me
Only God knows how much you mean to me


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Assalamu'alaikum wr wb..

Ada beberapa adik - adik baru yang mengeluhkan agak sulit belajar pengantar akuntansi dengan menggunakan bahasa inggris. sebenarnya ini baik untuk melatih kemampuan berbahasa inggris kita. mengingat standar yang diterapkan di FE - UNRI sudah menerapkan standar akuntansi internasional, dantidak hanya akuntansi Indonesia. Tapi untuk mempermudah adik - adik sekalian untuk mempelajari materi, berikut saya berikan bahan materi Pengantar AKuntansi 2 dalam benttuk Power Point.. silakan download disini .

Assalamu'alaikum....

Rekan - rekan yang dirahmati Allah SWT. Tiada terasa semester baru sudah menjelma. Terkhusus untuk Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau. Berikut saya memberikan informasi terkait jadwal perkuliahan semester genap, Tahun Akademik 2011 / 2012. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Bagi yang ingin mengetahui mata kuliah apa saja yang disajikan, siapa - siapa saja dosennya, dimana lokalnya, dan Kapan jadwalnya, silakan didownload. Saya men - scan kertasnya, jadi rekan - rekan dapat melihat dalam format JPEG. silakan download disini


Selamat memanfaatkan..
SEMESTER BARU... SEMANGAT BARU...!!!
ALLAHU AKBAR...!!

wasalam... :)


-554-
Pendaftaran Beasiswa PPA dan BBM dah dimulai
Adapun syaratnya sebagai berikut:

A. Persyaratan Beasiswa PPA

1. Mengisi Formulir isian permohonan Beasiswa PPA tahun 2012
2. Bagi mahasiswa program S1, paling randah duduk pada semester 2 dan paling tinggi duduk pada semester 8 dan bagi mahasiswa program diploma 3 (D3), paling rendah duduk semester 2 dan paling tinggi duduk semester 6
3. Foto copy KTM sebagai mahasiswa regular aktif yang dibuktikan dengan krs terakhir
4. Foto copy pembayaran rekening listrik
5. Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain dari fakultas
6. Foto copy kartu keluarga
7. Foto copy transkrip nilai IPK paling rendah 3,00 yang disahkan oleh pimpinan fakultas
8. Surat keterangan penghasilan dari RT/RW atau kelurahan tempat tinggal orang tua
9. Foto copy rekening tabungan BNI mahasiswa yang bersangkutan (diperjelas) 4 lembar

B. Persyaratan Beasiswa BBM

1. Mengisi Formulir isian permohonan Beasiswa BBM tahun 2012
2. Bagi mahasiswa program S1, paling randah duduk pada semester 2 dan paling tinggi duduk pada semester 8 dan bagi mahasiswa program diploma 3 (D3), paling rendah duduk semester 2 dan paling tinggi duduk semester 6
3. Foto copy KTM sebagai mahasiswa regular aktif yang dibuktikan dengan krs terakhir
4. Foto copy pembayaran rekening listrik
5. Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain dari fakultas
6. Foto copy kartu keluarga
7. Foto copy transkrip nilai IPK paling rendah 2,50 yang disahkan oleh pimpinan fakultas
8. Surat keterangan penghasilan orang tua/wali pemohon dan disyahkan oleh pimpinan fakultas
9. Foto copy rekening tabungan BNI mahasiswa yang bersangkutan (diperjelas) 4 lembar


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selamat berusaha rekan - rekan yang ingin memanfaatkannya... Semua rizqi telah tertulis, jika tertitip pada kerja - kerja kita, alangkah mulianya... :)


-554-

Rangkaian Acara FENARI 2 :

` 1. DMDS (Dauroh Manajemen Dakwah Seni) 2

Waktu : 03 – Maret - 2012

Tempat : Parma Panam Hotel

Informasi : Rian (085284400437)

2. Festival Nasyid Akhwat (FNA) Riau

Waktu : 04 - Maret – 2012

Tempat : Parma Panam Hotel

Informasi : Agtma (081364633239)

Formulir Pendaftaran bisa di donwload di disini

3. Festival Nasyid Riau (FENARI) 2

Waktu : 25 – Maret – 2012

Tempat : Mal SKA Pekanbaru

Informasi : Nashrul (085664429626)

Formulir Pendaftaran bisa di donwload di disini


Ayo segera daftarkan tim nasyid anda...!!



-554-


Alloh selalu punya rencana. Kemudahan dibalik kesulitan adalah janji yang tak termungkiri, karena ia lahir dari Illah penguasa seluruh jagad raya, yang tak pernah dan tak akan pernah mengingkari janjinya. apa yang didapat melalui sebuah ikhtiar yang baik, pasti hasilnya akan baik. Permasalahannya kita menganggap sebuah hasil baik hanya dari kacamata kita semata. Padahal Alloh maha tahu, dan manusia tempatnya alpa. "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Albaqarah : 216).

Begitulah, manusia yang mengakui bahwa Allah adalah pencipta mereka, DIA yang menjaga dan melaksanakan segala urusan di langit dan di bumi, tetap saja terkadang mempertanyakan keputusan Allah SWT. anehnya, manusia kebanyakan hanya akan mempertanyakan keputusan Allah, jikalau keputusan itu tidak sesuai dengan kehendak mereka. Namun bila keputusan itu baik menurut mereka, maka mereka tidak akan mempertanyakannya.

Ada sebuah janji lagi yang disampaikan oleh Allah dalam firman NYA,, "Sekiranya kamu sekalian bersyukur, maka akan Aku tambahkan,, namun jika kamu sekalian kufur, maka ingatlah azzab Ku sangat pedih". Statement ini tentu menegaskan kepada kita, apapun hasil yang kita terima, satu - satu nya cara menyikapinya adalah dengan KESYUKURAN. Syukur tak hanya diaktualisasikan dengan lafaz Hamdallah semata. Ia mesti direalisasikan dalam hati, lisan dan perbuatan kita. Jika kita diberi karunia kemudian kita saling berbagi kebahagiaan tersebut, maka itulah kesyukuran. Jika kita ditimpa ujian dan kita bersabar akan ujian itu, maka itulah kesyukuran. Begitulah, bersyukur itu indah, andai mampu melaksanakannya.

Rekan - rekan semuanya, mari kita hiasi seluruh hasil yang kita peroleh dengan kesyukuran. Maka itulah yang membuat Ibrahim rela dibakar oleh Namrudz. Yang membuat Ayub Ikhlas diserang belatung disekujur tubuhnya. Yang membuat Yusuf tersenyum walau di dalam penjara. Dan yang membuat Muhammad SAW tak jera meski berbagai siksaan mendera.

kesyukuran mencukupkan. Kesyukuran menenangkan. Kesyukuran Memberkahkan. Kesyukuran melapangkan. Kesyukuran menyabarkan. Kesyukuran membawa kebahagiaan. :)
-554-


<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4


(7) Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan) (8) Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. (9) Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.

(QS.55 : 7 – 9)

Kita sedang membicarakan tentang suatu keadaan, dimana tidak akan pernah ada sesuatu didalam dunia ini yang akan berjalan dengan baik tanpa didasari oleh keadaan ini. Keadaan tersebut adalah keseimbangan. Sebuah kata yang sangat simple, namun memiliki arti yang sangat mendalam dan sangat representative dalam kehidupan kita sehari – hari. Adakah sesuatu yang bisa eksis di alam semesta ini tanpa adanya keseimbangan? Dan tidak hanya manusia, atau tidak hanya makhluk hidup saja, keseimbangan adalah keniscayaan bagi seluruh materi atau zat yang ada di dalam alam semesta ini. Apakah itu partikel terkecil seperti atom, yang mana kandungan proton dan neutron nya haruslah seimbang, hatta sampai kehidupan ruang angkasa, tata surya, dan segalanya yang ada di alam raya ini juga haruslah seimbang. Mari kita bayangkan sejenak, andaikata gravitasi bumi dikurangi dari bobot awalnya, apakah yang akan terjadi? Mungkin kita akan melihat air hujan akan mengapung di udara, karena tertahan oleh lemahnya gravitasi bumi. Sebaliknya, jika gravitasi bumi ini meningkat dari kadar awalnya, apa yang akan terjadi? Kita pasti akan mengeluarkan energy lebih banyak untuk berjalan kaki, atau kita jadi tidak bias mengangkut beban yang berat lagi, dan sebagainya. Ini menjadi nash yang cukup menguatkan, betapa seluruh alam ini membutuhkan yang namanya keseimbangan.

Sekarang mari kita berbicara keseimbangan dalam ranah kehidupan kita sebagai hamba Allah SWT. Allah SWT telah mewanti – wanti kepada kita untuk tetap hidup dalam fitrah yang sudah ditetapkan olehNya semenjak kita diciptakan dahulu. Dan keseimbangan, adalah salah satunya.

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”

(QS.30:30)

Jelaslah bagi kita, bahwa Allah SWT sangat menuntut kita untuk hidup dalam keseimbangan. Hanya itu yang akan membuat kita bahagia dan menjadi hamba Allah yang seutuhnya. Makanya ada sebuah pepatah yang mengatakan, “keseimbangan adalah hokum alam. Jika anda tidak hidup dalam keseimbangan, berarti anda menentang alam. Anda tidak akan bahagia”

Saudaraku, dalam hal kehambaan kita kepada Allah SWT, ada 3 aspek dalam hidup ini yang harus kita seimbangkan :

1. Jasad

Jasad kita adalah asset yang sangat berharga yang Allah titipkan kepada kita. Oleh karenanya, adalah keharusan bagi kita untuk memenuhi hak dari tubuh kita ini, berupa nutrisi tubuh kita yang bergizi dan halal. Ini bukan hanya saran dari dokter – dokter yang selalu kita dengarkan, akan tetapi lebih dari itu, ini adalah perintah Allah SWT kepada kita.

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu”. (QS.2 : 168)

Yang sering terjadi adalah, kebanyakan manusia terlalu sibuk mengejar karirnya dan sering melupakan hak dari tubuhnya, akhirnya, menzholimi diri sendiri. Jadi, mari kita penuhi kebutuhan jasad kita dengan seimbang, dan jangan sampai kita menjadi orang yang mendzholimi diri sendiri. Jika dengan diri sendiri kita sudah berlaku dzolim, bagaimana pula, dengan orang lain? Na’udzubillah…

2. Akal

Akal adalah pemberian istimewa yang Allah berikan kepada kita. Inilah yang menjadi indicator pembeda antara manusia dan hewan. Dan penggunaan serta pemanfaatannya yang akan mejadi indicator pembeda, antara manusia yang berakal dan manusia yag tidak berakal. Maka dari itu, akal juga harus selalu kita beri nutrisi, yakni ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Agar senantiasa dapat memahami segala kebesaran Allah SWT. Ini sebabnya kenapa wahyu pertama yang diturunkan Allah SWT adalah perintah untuk membaca, bukan beribadah seperti sholat, dakwah, zakat, dan yang lainnya..

1.Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, 4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS.96 : 1 – 5)

3. Ruh

Nah, ini yang agak menarik. Karena pemenuhan kebutuhan ruh pada zaman sekarang ini adalah yang paling urgent, namun juga yang paling banyak terlupakan. Banyak orang yang berlomba – lomba menggemukkan tubuhnya, juga menggemukkan pengetahuannya, akan tetapi tak pernah mau berfikir untuk menggemukkan ruhiyahnya. Ironis? Memang. Disaat berbagai arus budaya globalisasi yang begitu parahnya, justru ummat manusia melupakan kebutuhan ruhiyahnya, yakni kedekatan dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Menghadiri majelis – majelis yang didalamnya dibacakan ayat – ayat Allah adalah sesuatu yang ‘kuno’ menurut kita. Disinilah terjadi ketidak seimbangan itu. Akhirnya, tubuh yang sehat, pengetahuan yang banyak tidak dibarengi dengan kedekatan dengan Sang Pencipta tubuh dan akal tadi, sehingga yang terjadi adalah pengerusakan alam, korupsi, narkoba, dan segala perilaku menyimpang lainnya. Allah SWT mengingatkan kita akan pentingnya kebutuhan nutrisi ruhiyah itu sebagai berikut

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”. (QS.3 : 191)

Nah, saudaraku, mari kita mulai mencoba untuk senantiasa menyeimbangkan kembali kehidupan kita. Islam bukanlah agama yang mengutamakan salah satu diantara ketiga aspek tadi, namun ia nya harus dipenuhi secara menyeluruh dan seimbang. Karena islam adalah agama fitrah, dan keseimbangan adalah salah satu wujud fitrah. Kita tidak akan bias masuk syurga tanpa ruhiyah yang kokoh, ruhiyah yang kokoh tak akan bias kita dapatkan tanpa pemahaman / pengetahuan yang baik dan menyeluruh tentang islam, dan pengetahuan yang baik tadi, tidak akan bisa kita peroleh jika tubuh / jasad kita tidak dalam kondisi sehat. Sekali lagi, semua harus seimbang, bukan?

Wallahu’alam…


Begitu banyak warna dalam "perjalanan" kita. Ada yang bertahan, namun tak sedikit pula yang berjatuhan pergi meninggalkannya. seringkali sosok yang kita harapkan bertahan bersama - sama kita dalam kendaraan ini justru menjadi yang berguguran, dan tak jarang yang kita tak duga, yang selama ini jauh dari kita justru menjadi yang bertahan dengan segala kondisinya. Memang benar yang dikatakan guru kita, "Banyak manusia yang bersama kita, namun mereka sesungguhnya bukan kita, dan banyak pula yang jauh diluar kita, namun sesungguhnya mereka adalah bagian dari kita".. Karena sesungguhnya perjalanan ini adalah perjalanan dengan menggunakan kekuatan hati. Dan berbicara soal hati,, yang namanya hati seseorang tak ada yang tahu, dan tak akan ada yang berhak mengetahuinya kecuali si pemilik hati, dan si Pengendali hati.



Dan jangan lupa,, yang bertahan pun bukan tanpa tantangan,, berbagai kompleksitas masalah menghampiri saban waktu. Berbanding lurus dengan kuantitasnya. tentu saja..! dari seabrek manusia yang mengemban amanah suci ini, maka seabreg pula perangai dan tabiatnya. mujur jika kita kebetulan sering berinteraksi dengan yang memang se-tipe dengan kehendak kita. Namun, sialnya kalau kita harus berhubungan dengan orang yang tidak sepaham dengan kita. gesekan2 itu mulai berdatangan. Akan tetapi atas nama Ukhuwah, kita mengabaikan itu. kita paksakan diri kita untuk mencintai semua saudara kita, bagaimanapun brengseknya dia!



Beginilah jalan yang bernama Dakwah ini mengajarkan kita.

Tentang Ukhuwah,, Tentang Pengorbanan, Tentang Keikhlasan...

Kadang kesal, kadang lelah, kadang canda, kadang tawa.

Tak kuat rasanya untuk terus bertahan, namun sayang untuk ditinggalkan,, setelah semua yang telah dberikan oleh dakwah ini untuk kita. :)



Kadang terlontar pertanyaan dari hati ini,, "Duh, Robbi,, kapan kami bisa beristirahat dalam perjalanan ini..??"..

dan ALLoh pun sudah menjawabnya,, "Nanti,, akan tiba waktunya ketika kaki - kaki kalian sudah menginjak Syurgaku,, kalian bisa beristirahat, dan berbagi cerita dengan para pejuang lainnya"..



Subhanalloh...

Lelah itu begitu nikmat..!!

:D



*Pekanbaru, 08/01/2011





-554-















Salaamu'alaikum..

tak terasa hampir 8 bulan tak menulis di blog lagi.. alasannya karena kalau nulis di blog tidak ada yang mau baca.

tapi sekarang saya mau mulai belajar menulis lagi. yah hitung-hitung untuk eksistensi di dunia maya ini.

hampir 2 smester aku menayandang predikat sebagai mahasiswa. obsesi lama yang sempat tertunda dahulu. ternyata setelah dirasakan yah, gampang-gampang susah lah. apalagi menjadi seorang yang selalu disibukkan dengan kegiatan kampus lain selain kegiatan akademis, yang sering dibilang "aktifis kampus". yah! kata-kata inilah yang membuat aku berobsesi untuk menjadi seorang mahasiswa dulunya. menjadi seorang aktivis, rapat sana-sini, acara ini acara itu, seminar ini seminar itu, dan banyak lagi kegiatan-kegiatan lainnya yang akan aku geluti.

memang benar, aku sudah lakukan itu semua. menjadi kepuasan batin tersendiri ketika berhasil mewujudkan obsesimu, apalagi yang sempat tertunda. Aku disibukkan oleh rapat-rapat, aku menjadi panitia dalam berbagai acara, aku juga ikut organisasi ini dan itu.

Namun ternyata setelah dijalani, tidak semuanya seperti yang dikira. banyak sekali problematika yang harus aku hadapi, mau tidak mau, suka ataupun tidak suka. bergesekan dengan orang lain, saling berusaha menjatuhkan oranisasi lain, ternyata tak lepas dalam kehidupan kampus yang serba dipenuhi oleh idealisme ini. lama kelamaan semuanya membuatku muak! harus bersikap manis didepan orang yang sebenarnya tak ku suka, berprasangka terhadap orang yang belum tentu melakukan apa yang aku sangkakan, dapat "omelan" dari orang-orang yang tak pernah kusangka, dan segudang fenomena menyebalkan lainnya yang membuat aku jenuh dengan semua kehidupan kampus dan segala tetek bengek nya. Akhirnya menjurus kepada penyakit hati, dengki! tidak senang melihat orang lain jabatannya lebih tinggi daripada aku, yang notabene dalam organisasi tidak ada gaji, insentif atau semacamnya. tapi karena sifat kompetisi yang begitu besar, akhirnya yang muncul adalahj "hanya aku yang hebat dalam organisasi ini!! orang lain tak boleh ada yang lebih tinggi jabatannya daripada aku!! aku yang berhak mengatur semua pengurus organisasi ini!!" dan lain sebagainya!!

ALLoohu akbar...!! aku lupa dengan tujuanku!! aku lupa dengan tauladanku..!! aku lupa siapa sebenarnya yang menjadi "main goal" ku dalam semua aktivitas yang aku lakukan! aku lupakan itu! aku terlalu sibuk berkompetisi, menjatuhkan orang lain yang kuanggap rivalku,, dan hidup penuh kemunafikan!! semuanya karena kematangan yang tak kunjung kudapatkan. aku jenuh dengan semua ini. aku bertekad untuk mengulang semuanya dari awal. aku menyesal dengan semua yang telah kurasakan! popularitas, ketenaran, seakan menghapus bayang-bayang syurga yang telah dijanjikan oleh Tuhanku.

Aku harus berubah! aku akan ulangi semuanya. niatku, tingkah laku, dan semuanya. kalaupun ada orang-orang yang terlanjur tidak suka dengan kehadiranku dalam kampus ini, aku tak akan pernah menyalahkan mereka. biarkanlah orang mau berfikir seperti apa tentang hidupku, karena nama baik dimata manusia tidaklah terlalu penting jika dibandingkan nama baik dihadapan ILLahi Robbi..

Wahai yang membolak-balikkan hati,, tetapkanlah hatiku dalam agama MU..!!

wallahu 'alam..


=554=

Sejuk gemericik air di padang gersang
Basah terasa aliri pipa yang kering
hangat sentuhan nian damai terasa
Berkahi langkah kita di spanjang hayatnya

Kasih sayangnya sehangat mentari pagi
Belaian tangannya selembut kain sutera
Senyum manisnya tidurkan hati nan luka
Pandang matanya tajamkan hati nan suci

Wahai kawan siapakah dia?

Dia adalah wanita paling berjasa
Sejak kita lahir kedunia dan melanglang alam fana
[03:01.13]Tiada tandingan pujinya dalam hidup kita
Yang melahirkan kita
menyusui dan membesarkan kita
Pertaruhkan jiwa raga membela kita semua

Dia adalah ibunda dan selalu mendoakan kita
Dalam keadaan lapang suka ataupun duka

Tutur katanya adalah harapan doa
Nasehat yang berguna sepanjang masa
Keredhoannya adalah ridho Illahi
Kemurkaannya adalah murka Illahi


Marilah kita bersama mengasihinya
Selagi Alloh izinkan bersama kita
Bila Alloh telah memanggil ibunda
Sertakan doa selalu bagi dirinya

Semoga Alloh lapangkan alam kuburnya
Dan menyinari selalu dengan cahyanya
Memberkahi ibuda dengan ????nya
Dan melapangkan jalannya menuju syurga

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

SubhanaLLoh... nasyid ini benar2 sederhan,, namun benar2 menyentuh reLug hati.... :'(
Semoga kita seantiasa diberikan kemudahan untuk berbakti kepada orang tua kita..
amiin...

=554=